Internet Gaming Disorder di Kalangan Remaja: Tinjauan Pustaka tentang Urgensi dan Rekomendasi Terapi

Main Article Content

Defryansyah Amin

Abstract

Internet Gaming Disorder (IGD) telah diakui sebagai kondisi gangguan mental yang memerlukan perhatian lebih lanjut. Prevalensi IGD di kalangan remaja menunjukkan angka yang mengkhawatirkan secara global, dipicu oleh dinamika perkembangan masa remaja yang rentan, seperti pencarian identitas, kebutuhan sosial yang tinggi, dan mekanisme koping yang maladaptif. Urgensi untuk mendalami isu ini didasari oleh dampak jangka panjangnya yang serius terhadap kesehatan mental, akademik, dan fungsi sosial remaja. Penelitian ini menggunakan metode literatur review dengan pendekatan naratif. Pencarian literatur dilakukan pada database akademik seperti Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect dengan kata kunci "Internet Gaming Disorder", "adolescent", "prevalence", "therapy", dan "treatment". Literatur yang dipilih merupakan artikel publikasi antara tahun 2010-2023 yang membahas IGD, khususnya pada populasi remaja. IGD pada remaja merupakan masalah kesehatan masyarakat yang mendesak dan kompleks. Intervensi yang berhasil memerlukan pendekatan multimodal yang tidak hanya berfokus pada individu, tetapi juga melibatkan sistem pendukung seperti keluarga dan sekolah. Terapi yang berpusat pada CBT, diperkaya dengan pendekatan keluarga dan mindfulness, direkomendasikan sebagai kerangka intervensi yang komprehensif. Penelitian lebih lanjut dibutuhkan untuk menguji efektivitas model terapi ini dalam konteks budaya Indonesia.

Article Details

Section
Articles