Metode Mnemonik dan Orton-Gillingham untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Anak Disabilitas Intelektual

Main Article Content

Isabella Vannessa Pranata Kandoko
Herdina Indrijati

Abstract





Membaca permulaan merupakan fondasi awal dalam proses membaca yang diberikan pada anak kelas rendah sebelum melanjutkan pada tahapan membaca berikutnya, namun kemampuan ini kerap masih menjadi tantangan bagi anak dengan disabilitas intelektual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan metode mnemonik dan Orton-Gillingham dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada anak dengan disabilitas intelektual ringan. Metode mnemonik dilakukan untuk membantu anak dalam mengingat huruf dan metode Orton-Gillingham dilakukan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak dengan melibatkan  multisensori  seperti  visual,  auditori, kinestetik dan taktil. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen kasus tunggal. Subjek dalam penelitian ini merupakan siswa kelas 4 SD berusia 10 tahun dengan kondisi disabilitas intelektual ringan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan asesmen berupa tes inteligensi dan informal membaca untuk memastikan bahwa subjek mengalami kesulitan membaca permulaan yang disertai dengan kondisi disabilitas intelektual. Intervensi terhadap subjek dilakukan selama 7 sesi dan dilanjutkan dengan sesi psikoedukasi terhadap guru dan orangtua subjek. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif yaitu dengan membandingkan nilai sebelum dan sesudah dilakukan proses intervensi. Pada  kondisi sebelum intervensi  rata-rata  subjek adalah 34,3 kemudian pada kondisi setelah intervensi nilai rata-rata subjek menjadi 96,8. Berdasarkan pada temuan tersebut, maka diperoleh kesimpulan bahwa Metode Mnemonik dan Orton-Gillingham dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada anak disabilitas intelektual ringan.





Article Details

Section
Articles