Efektivitas Terapi Suportif dengan Teknik Katarsis Emosional dalam Menurunkan Gangguan Penyesuaian Diri pada Lansia di Panti Wredha

Main Article Content

Fathima Asy Syarifah

Abstract





Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika psikologis serta mengevaluasi efektivitas penerapan terapi suportif dengan teknik katarsis emosional dalam mengatasi gangguan penyesuaian diri, kesulitan tidur, dan instabilitas emosi pada seorang lansia berinisial Y (61 tahun) yang tinggal di Panti Wredha Marfati, Kota Tangerang. Perpindahan tempat tinggal dari rumah pribadi ke panti wredha akibat keterbatasan fisik pasca-stroke, minimnya dukungan keluarga, serta ketidakcocokan dengan lingkungan dan fasilitas panti kerap memicu stresor kronis yang bermanifestasi sebagai gangguan penyesuaian diri (Adjustment Disorder / F43.2). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara klinis, observasi, serta pemeriksaan psikodiagnostik yang mencakup tes grafis (DAP, BAUM, HTP), Sack’s Sentence Completion Test (SSCT), Tes Wartegg, dan Tes Fungsi Mental Lansia (TFML). Intervensi diberikan sebanyak lima sesi menggunakan teknik katarsis emosional dalam kerangka terapi suportif untuk memfasilitasi pelepasan emosi negatif, mengelola stresor lingkungan, serta memperbaiki kualitas tidur subjek. Hasil evaluasi pasca-intervensi menunjukkan bahwa subjek berhasil mengatasi gangguan tidur, mampu beradaptasi dengan lingkungan dan menu makanan panti, serta menunjukkan kestabilan emosi dan penerimaan diri yang lebih baik. Temuan ini mengindikasikan bahwa terapi suportif berbasis katarsis emosional efektif dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis dan membantu proses adaptasi lansia di panti wredha.





Article Details

Section
Articles