SAINTEK : Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Industri https://journal.ukmc.ac.id/index.php/jsti <p>SAINTEK JISTIN is a scientific journal containing Industrial Science and Technology published by Musi Charitas University. This journal is published twice a year (July and December). Saintek The Scientific Journal of Industrial Science and Technology (JISTIN) aims to publish high-quality papers in the field of Industrial Science and Technology which were reviewed by several reviewers in the fields of Science, Technology, Communication and Industry published by Musi Charitas Catholic University Palembang. JISTIN's Journal of Science and Technology accepts papers that are the result of original thought and significant contributions that have never been published before. This journal is published for the disciplines of industrial science and technology</p> <p><em><a href="https://scholar.google.co.id/citations?view_op=list_works&amp;hl=en&amp;authuser=1&amp;user=hrw1IxwAAAAJ">SAINTEK JISTIN </a>adalah Jurnal ilmiah berisikan tentang Sains dan Teknologi Industri diterbitkan oleh Universitas Musi Charitas. Jurnal ini diterbitkan dua kali setahun (Juli dan Desember). Saintek Jurnal ilmiah sains dan Teknologi Industri (JISTIN) bertujuan menerbitkan makalah-makalah berkualitas tinggi di bidang Sains dan Teknologi Industri yang direview oleh beberapa orang reviewer di bidang Sains, Teknologi, Komunikasi dan Industri yang diterbitkan oleh Universitas Katolik Musi Charitas Palembang. Jurnal Saintek JISTIN menerima makalah yang merupakan hasil pemikiran original dan kontribusi yang signifikan yang belum pernah diterbitkan sebelumnya. Jurnal ini diterbitkan untuk disiplin ilmu sains dan teknologi industri</em></p> <p><em><a href="http://issn.pdii.lipi.go.id/">e-ISSN: 2597-8586</a></em></p> <p><em>p-ISSN: 2580-8788</em></p> <p> </p> en-US t_sunarni@ukmc.ac.id (Theresia Sunarni) dicka_y@ukmc.ac.id (Yohanes Dicka) Mon, 08 Aug 2022 07:24:34 +0000 OJS 3.2.1.0 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Analisis Manajemen Risiko Keuangan Industri dengan Tinjauan Evaluasi Total Productive Maintenance Studi Kasus di PT ABC https://journal.ukmc.ac.id/index.php/jsti/article/view/539 <p><em>PT ABC revenue system in competing with competitors as a global fertilizer supplier, has led to</em> <em>a shift to focus on higher sales levels. Based on the review Total Productive Maintenance , the</em> <em>researcher found that the level of loss from the burden of repairing the operational costs of the</em> <em>APPO machine affects the level of company profitability. Due to damage to the blades and filters</em> <em>the engine creates a discharge load in the short term. The company must emphasize supervision</em> <em>with a minimum standard limit of MTBF, MTTR, and MDT figures for each type of damage.</em> <em>Namely, the broken blade resulted in MTBF of days, MTTR of 30 minutes and MDT of 32 </em><em>minutes, while the filter was damaged with results of MTBF of 9 days, MTTR of 11 minutes, and</em> <em>MDT of 5 minutes. The damage that occurs is found to be forcing the machine's performance to</em> <em>be irregular and not maintained, when the production and post-production processes will be</em> <em>carried out. Another thing that the researcher revealed in this finding is that the amount of load</em> <em>on the APPO machine must be adjusted to the upper threshold limit for the raw materials to be</em> <em>processed. Because if this continues to happen in order to pursue sales targets and high demand,</em> <em>it is said that the level of machine maintenance losses will dominate profits, as well as sales</em> <em>profits.</em></p> Aldi Adi Pratama Copyright (c) 2022 Aldi Adi Pratama https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://journal.ukmc.ac.id/index.php/jsti/article/view/539 Mon, 08 Aug 2022 00:00:00 +0000 Analisa Durasi Pemotongan Pelat Secara Manual Oxy-LPG Terhadap Fungsi Sudut Posisi Pemotongan https://journal.ukmc.ac.id/index.php/jsti/article/view/526 <p>Replating dilaksanakan saat pelat badan kapal mengalami penipisan akibat korosi air laut. Proses replating badan kapal pada berbagai posisi pemotongan pelat memiliki kesulitan yang berbeda-beda sehingga mengakibatkan berbedanya waktu pekerjaan yang diselesaikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh sudut posisi pemotongan terhadap durasi pemotongan pelat secara manual. Penelitian ini dilakukan dengan pengukuran waktu secara langsung proses pemotongan secara manual pada posisi pelat 0° downhand, 45° vertical. 90° vertical, 135° overhead, dan 180° overhead. Berdasarkan analisa hasil yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa semakin besar kenaikan sudut posisi pemotongan mengakibatkan peningkatan durasi pemotongan yang dibutuhkan dengan mengikuti persamaan Y = 1,0619 X + 235,33 dimana X merupakan fungsi sudut posisi pemotongan dan Y merupakan durasi pemotongan.</p> Bagas Prabaswara Badrani, Tri Agung Kristiyono, Bagus Kusuma Aditya Copyright (c) 2022 Bagas Prabaswara Badrani, Tri Agung Kristiyono, Bagus Kusuma Aditya https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://journal.ukmc.ac.id/index.php/jsti/article/view/526 Mon, 08 Aug 2022 00:00:00 +0000 ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN PERISHABLE PRODUCT DI BAKERY “X” DENGAN MEMPERTIMBANGKAN FAKTOR KEDALUWARSA https://journal.ukmc.ac.id/index.php/jsti/article/view/585 <p>Persediaan adalah sumber daya menganggur yang menunggu untuk diproses lebih lanjut. Persediaan bahan baku memiliki waktu penggunaan yang terbatas. Keterbatasan ini disebabkan pertimbangan kerusakan barang. Produk <em>perishable</em>&nbsp;adalah produk dengan beberapa ciri khusus yang membuat persediaannya berbeda dengan jenis produk lainnya. Untuk industri pengolahan makanan, waktu kadaluarsa merupakan masalah yang harus diperhatikan. Selain berdampak pada kesehatan, sifat kadaluarsa suatu produk juga mempengaruhi nilai jual suatu produk. Bakery “X” merupakan salah satu bakery tertua di kota Palembang. Bahan-bahan yang diolah seperti gandum, margarin, mentega, dan telur memiliki batasan waktu pemakaian. Model persediaan produk <em>perishable </em>adalah model yang mengacu pada model <em>Economic Order Quantity</em>&nbsp;(EOQ) dimana kondisi sistem memiliki permintaan yang konstan dan produk yang dapat rusak. Tujuan dari penggunaan model ini adalah untuk menentukan jumlah pemesanan produk yang optimal, kapan melakukan pemesanan, berapa jumlah produk kadaluarsa yang dapat dikembalikan untuk meminimalkan total biaya persediaan. &nbsp;Hasil perhitungan menghasilkan total penghematan biaya persediaan sebesar Rp9.502.349 &nbsp;atau 1,68% per tahun.</p> Theresia Sunarni Copyright (c) 2022 Theresia Sunarni https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://journal.ukmc.ac.id/index.php/jsti/article/view/585 Mon, 08 Aug 2022 00:00:00 +0000 TAGUCI LOSE FUNCTION PADA UJI BEDA PROSES HARDBAIT PERBAIKAN SPRAY PAINTING https://journal.ukmc.ac.id/index.php/jsti/article/view/500 <p>Semakin detail proses pembuatan akan semakin mencapai operasional yang lebih konsisten dengan harapan dapat menghasilkan produk yang lebih baik sesuai dengan karakteristiknya. Penelitian ini menggunakan metode taguci dengan menunjukan bagian mana yang tidak bekerja secara maksimal dengan memperhatikan kualitas yang menyimpang dari target value sehingga dapat menekan biaya dan sumber seminimal mungkin. Metodologi Taguci dilakukan berdasarka pada rencana eksperimental Taguchi. Metodologi ini menjelaskan pentingnya kontrol kualitas yang akurat desain produk dan proses untuk memproduksi produk. Teknik pengambilan sample menggunakan Teknik purposing sampling diambil data dengan kriteria tertentu khusus produk hardbaid jalam jangka waktu tertentu waktu 07:00 WIB pada shift pertama pekerja departermen spray painting. Analisa dengan menghitung nilai kerugian dalam kualitas tanpa harus memperbarui suatu fungsi kualitas yang sesuai dengan karakteriktiknya.Fungsi kerugian kualitas produk dalam dilakukan dengan menggunakan perhitungan Taguchi Loss. Kasus setelah perbaikan diperoleh Rp. 11.927,00/pcs. Jadi selisih rata-rata peningkatan rata-rata sebelum dan sesudah Rp 5.389/Psc.Pada uji paired sample t test adanya perbedaan sebelum dan setelah perbaikan. Selanjutnya akan dilakukan uji hubungan dengan melihat hasil output paired kolerasi menghasilkan tidak ada hubungan sebelum dan setelah perbaikan.</p> Elva Susanti, Citra Indah Asmarawati, Rizki Prakasa Hasibuan, Ganda Sirait, Arsyad Sumantika, Welly Sugianto, Anggia Arista, Elsya P.L Tarigan Copyright (c) 2022 Elva Susanti, Citra Indah Asmarawati, Rizki Prakasa Hasibuan, Ganda Sirait, Arsyad Sumantika, Welly Sugianto, Anggia Arista, Elsya P.L Tarigan https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://journal.ukmc.ac.id/index.php/jsti/article/view/500 Mon, 08 Aug 2022 00:00:00 +0000 Optimasi Proses Engraving Kayu Mahoni dengan Mata Pahat Conical 3 mm pada Mesin CNC Router G-Weike WK1212 Menggunakan Metode Full Factorial Design dan Optimasi Plot Multi Respon https://journal.ukmc.ac.id/index.php/jsti/article/view/522 <p>Penelitian ini merupakan penelitian lanjutan dari penelitian sebelumnya terkait optimasi proses ukir (<em>engraving</em>) dengan objek yang sama yaitu material kayu mahoni yang diproses dengan mesin CNC <em>Router</em> G-Weike WK1212 dan mata pahat jenis <em>Conical</em> ukuran 3 mm menggunakan metode Taguchi. Pada penelitian ini metode optimasi yang digunakan adalah <em>Full Factorial Design</em> dengan optimasi plot multirespon, dimana penggunaan metode tersebut juga mengacu pada hasil penelitian sebelumnya namun implementasinya diterapkan pada proses potong (<em>cutting</em>) dengan mata pahat jenis <em>End Mill</em> 3 mm menggunakan mesin CNC <em>Router</em> dan material kayu yang sama. Tujuan dari penelitian ini ada 2, pertama adalah membandingkan nilai optimalitas dari implementasi metode <em>Full Factorial Design</em> - optimasi plot multirespon dengan hasil implementasi metode Taguchi sebelumnya. Kedua, mengetahui apakah hasil optimal dari implementasi metode <em>Full Factorial Design</em> dengan optimasi plot multirespon untuk proses <em>engraving</em> menggunakan mata pahat <em>Conical</em> 3 mm dapat sama dengan pada proses <em>cutting</em> menggunakan mata pahat <em>End Mill</em> 3mm. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa level seting optimal dari hasil metode <em>Full Factorial Design</em> dengan optimasi plot multi respon adalah kecepatan <em>spindle</em> 7 <em>step</em>, kecepatan <em>motion</em> 5 <em>step</em> dan <em>depth per cut</em> 0.5 mm.</p> Dewa Kusuma Wijaya, Tita Talitha, Nur Alfathan Banoel Copyright (c) 2022 Dewa Kusuma Wijaya, Tita Talitha, Nur Alfathan Banoel https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://journal.ukmc.ac.id/index.php/jsti/article/view/522 Mon, 08 Aug 2022 00:00:00 +0000