Faktor Risiko Kejadian Stunting Pada Anak Balita Usia 24 – 59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Penyandingan Kabupaten OKU Tahun 2021

Authors

  • Diana Estherina STIK Bina Husada
  • Erma Gustina STIK Bina Husada
  • Yusnilasari STIK Bina Husada

DOI:

https://doi.org/10.32524/jksp.v5i1.400

Keywords:

Stunting in Toddlers

Abstract

Stunting is still a problem in terms of nutrition and child development in Indonesia. Stunting in the province of South Sumatra in 20 18 amounted to 31.7 %. The prevalence of stunting in OKU Regency is 33.2%. The highest contributor to the stunting rate was the Pairing Health Center with 56 children under five. The purpose general of the research it is  factor factors related to the incidence of stunting . This study is a correlation with case control design using secondary data from the MCH book and primary data through interviews. Variables examined included height toddler , the type of sex, the provision of breastfeeding , maternal education level, breastfeeding Eksklusif and birth weight. The number of samples in this study were 1 1 2 samples which included 56 case groups and 56 control groups. The sampling technique for the case group used a saturated sample and the probability sampling technique was used for the control group . The results showed that the variables related to the incidence of stunting were birth weight under five with p-value 0.073, giving MP-ASI p-value 0.342, exclusive breastfeeding p-value 0.095 and mother's education p-value 0.433. It is recommended to the puskesmas and related parties to increase the provision of information and socialization to the public about stunting and how to reduce the incidence of stunting in children under five.

References

Anisa, P. (2012). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 25-60 Bulan di Kelurahan Kalibaru Depok Tahun 2012. Universitas Indonesia, 1–125. lib.ui.ac.id/file?file=digital/20320460-S-Paramitha Anisa.pdf

Andriyani, S., Windahandayani, V. Y., Damayanti, D., Faridah, U., Sari, Y. I. P., Fari, A. I., ... & Matongka, Y. H. (2021). Asuhan Keperawatan pada Anak. Yayasan Kita Menulis.

Aridiyah, F. O., Rohmawati, N., & Ririanty, M. (2015). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kejadian Stunting pada Anak Balita di Wilayah Pedesaan dan Perkotaan ( The Factors Affecting Stunting on Toddlers in Rural and Urban Areas). E-Jurnal Pustaka Kesehatan, Januari, 3(1).

Hardika, B. D. (2018). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Anak Kelas V Terhadap Terjadinya Karies Gigi Di SD Negeri 131 Palembang. Jurnal Kesehatan Saelmakers PERDANA (JKSP), 1(2), 111-115.

Haile, D., Azage, M., Mola, T., & Rainey, R. (2016). Exploring spatial variations and factors associated with childhood stunting in Ethiopia: Spatial and multilevel analysis. BMC Pediatrics, 16(1), 1–14. https://doi.org/10.1186/s12887-016-0587-9

Ibrahim, I. A., & Faramita, R. (2015). Hubungan faktor sosial ekonomi keluarga dengan kejadian stunting anak usia 24-59 bulan di wilayah kerja puskesmas Barombong kota Makassar tahun 2014. Al-Sihah?: Public Health Science Journal, 7(1), 63–75. http://103.55.216.55/index.php/Al-Sihah/article/view/1978

Kemenkes RI. (2015). Situasi dan Analisis Gizi. Kemenkes RI, Pusat Data Dan Informasi,. https://www.kemkes.go.id/folder/view/01/structure-publikasi-pusdatin-info-datin.html

Kemenkes RI. (2018). Buletin Stunting. Kementerian Kesehatan RI, 301(5), 1163–1178.

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2011). Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Tahun 2011.

Larasati, N. N. (2018). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 25-59 bulan di Posyandu Wilayah Puskesmas Wonosari II Tahun 2017. Skripsi, 1–104.

Mustika, W., & Syamsul, D. (2018). Analisis Permasalahan Status Gizi Kurang Pada Balita di Puskesmas Teupah Selatan Kabupaten Simeuleu. Jurnal Kesehatan Global, 1(3), 127. https://doi.org/10.33085/jkg.v1i3.3952

Neldawati. (2006). Hubungan Pola Pemberian Makan pada Anak dan Karakteristik Lain dengan Status Gizi Balita 6-59 Bulan di Laboratorium Gizi Masyarakat Puslitbang Gizi dan Makanan (P3GM) (Analisis Data Sekunder Data Balita Gizi Buruk Tahun 2005). Depok: FKM UI.

Ni’mah, K., & Nadhiroh, S. R. (2021). Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Balita. Window of Public Health Journal, 416–425. https://doi.org/10.33096/woph.v1i5.98

Notoadmodjo, S. (2014). Kesehatan Masyarakat; Ilmu dan Seni. Rineka Cipta. Jakarta.

Oktarina, Z., & Sudiarti, T. (2014). Faktor Risiko Stunting Pada Balita (24—59 Bulan) Di Sumatera. Jurnal Gizi Dan Pangan, 8(3), 177. https://doi.org/10.25182/jgp.2013.8.3.177-180

Pakpahan, M., Hutapea, A. D., Siregar, D., Frisca, S., Sitanggang, Y. F., indah Manurung, E., ... & Hardika, B. D. (2020). Keperawatan Komunitas. Yayasan Kita Menulis.

Putri, E. S., Suryani, K., & Daeli, N. E. (2021). Konsep Diri dan Resiliensi Orangtua yang Memiliki Anak Tunagrahita. JUMANTIK (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan), 6(1), 65-69.

Pranata, L. (2018). Gambaran Pengetahuan Remaja Putri Tentang Kesehatan Reproduksi Kelas X SMAN 1 Lalan Musi Banyuasin. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi, 7(2), 92-99.

Pranoto, Y. H., Pranata, L., Surani, V., Ningsih, D. A., & Setiawan, R. B. (2019). Pendampingan Belajar Cemara: Solusi Belajar Bagi Anak Dan Solusi Pendampingan Belajar Bagi Orangtua Di Lorong Cemara Rt 006 Kelurahan Sukajaya. Jurnal Abdimas Musi Charitas, 3(1), 29-36.

Rahayu, A., & Khairiyati, L. (2014). Risiko Pendidikan Ibu Terhadap Kejadian Stunting Pada Anak 6-23 Bulan. Penelitian Gizi Dan Makanan (The Journal of Nutrition and Food Research), 37(2 Dec), 129–136. http://ejournal.litbang.depkes.go.id/index.php/pgm/article/view/4016

Ramli, M., Indar, & Masni. (2010). Hubungan Karakteristik Individu dan Beban Kerja dengan Kinerja Perawat di Ruang Instalasi Rawat Inap RSU Haji Makassar. Jurnal MKMI, 6(4), 227–234. http://download.portalgaruda.org/

Riza Ariani, & Dianita Ekawati. (2021). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akutpada Anak Balita di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Tanjung Baru Kec. Baturaja Timur Kab. OKU Tahun 2021. Jurnal Kesehatan Saelmakers PERDANA (JKSP), 4(2), 275-294. https://doi.org/10.32524/jksp.v4i2.276

Rini, M. T. (2018). Hubungan Pemberian Asi Eksklusif Dengan Kejadian Diare Pada Anak Di RS Myria. Jurnal Kesehatan Saelmakers PERDANA (JKSP), 1(2), 26-30.

Riskesdas. (2018). Laporan Riskesdas 2018. In Laporan Nasional Riskesdas 2018 (Vol. 53, Issue 9, pp. 154–165). http://www.yankes.kemkes.go.id/assets/downloads/PMK No. 57 Tahun 2013 tentang PTRM.pdf

Rohmatun, N. yuliani. (2014). Hubungan tingkat pendidikan ibu dan pemberian asi eksklusif dengan kejadian. Program Studi Ilmu Gizi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammmadiyah Surakarta, 4–10.

Setiawan, E., Machmud, R., & Masrul, M. (2018). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia 24-59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Kecamatan Padang Timur Kota Padang Tahun 2018. Jurnal Kesehatan Andalas, 7(2), 275. https://doi.org/10.25077/jka.v7i2.813

Suryani, K., Pranata, L., & Rini, M. T. (2018). Upaya Peningkatan Kesehatan Gigi Pada Anak Di Kelurahan Talang Betutu Palembang. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 211-215.

Saputra, S., Suryani, K., & Pranata, L. (2021). Studi Fenomenologi: Pengalaman Ibu Bekerja Terhadap Tumbuh Kembang Anak Prasekolah. Indonesian Journal of Health and Medical, 1(2), 151-163.

Swathma, D., Lestari, H., & Teguh, R. (2016). Riwayat Imunisasi Dasar Terhadap Kejadian Stunting Pada Balita Usia 12-36 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Kandai Kota Kendari Risk Factors Analysis of Low Birth Weight , Body Length At Birth and Basic Immunization History Toward Stunting of Children Aged. JIMKesmas, 1–10.

Tiwari, R., Ausman, L. M., & Agho, K. E. (2014). Determinants of stunting and severe stunting among under-fives: Evidence from the 2011 Nepal Demographic and Health Survey. BMC Pediatrics, 14(1), 1–15. https://doi.org/10.1186/1471-2431-14-239

Tini Inggriani, & Deni Budiani Permana. (2021). Hubungan Peran Serta Orang Tua dan Dampak Hospitalisasi pada Anak Prasekolah. Jurnal Kesehatan Saelmakers PERDANA (JKSP), 4(2), 379-381. https://doi.org/10.32524/jksp.v4i2.282

Vima Erwani, & Chairil Zaman. (2021). Analisis Kepatuhan Ibu Dalam Pemberian Imunisasi Polio Pada Anak Di Puskesmas Tanjung Baru Kabupaten. OKU Tahun 2021. Jurnal Kesehatan Saelmakers PERDANA (JKSP), 4(2), 180 -. https://doi.org/10.32524/jksp.v4i2.265

Widanti, F. H. L., Puji Utami, R. D., & Nurlaily, A. P. (2019). Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Anak Usia 1-5 Tahun Di Desa Grogol Kecamatan Sawoo Kabupaten Ponorogo Provinsi Jawa Timur. 58, 1–20.

World Health Organization. (2014). Childhood Stunting: Challenges and opportunities. Report of a Promoting Healthy Growth and Preventing Childhood Stunting colloquium. WHO Geneva, 34.

Yayu Eka Kartika, Ikeu Nurhidayah, & Hendrawati. (2021). Dukungan Keluarga Dalam Kemandirian Perawatan Diri Anak Retardasi Mental Ringan Di Slb-C Ykb GaruT. Jurnal Kesehatan Saelmakers PERDANA (JKSP), 3(2), 214-221. https://doi.org/10.32524/jksp.v3i2.86

Downloads

Published

2022-02-28

How to Cite

Diana Estherina, Erma Gustina, & Yusnilasari. (2022). Faktor Risiko Kejadian Stunting Pada Anak Balita Usia 24 – 59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Penyandingan Kabupaten OKU Tahun 2021. Jurnal Kesehatan Saelmakers PERDANA (JKSP), 5(1), 154-166. https://doi.org/10.32524/jksp.v5i1.400